Langsung ke konten utama

Postingan

Senin tak selalu kacau, kadang bangsat kadang hangat

  Dulu, di 2020 ish, ada 1 teman jabodetabek tetapi tidak bersifat jabodetabek (tafsirkan sendiri) kami berteman baik, cara dia menyambut aku dan teman ku yang masih hijau di dunia itu sangat amat hangat. Namanya Ijal ! Di 2023 Ijal sudah di surga, alam lain, arash, manapun, aku yakin ia damai, ia sedang menuai sikap baik nya, lalu, aku berteman dekat dengat orang yang di sayang Ijal.  Atas dunia dan remahan tidak ramahnya, aku masih “belum” lelah. Aku. Punya mereka mereka yang kapanpun aku datang, selalu di buka kan pintunya, sebaliknya pun !

Mari Hidupkan Hidup 🌿

  Akhir akhir ini aku sedikit menang, dan akhir akhir ini hujan sering turun, aku tak berteduh apalagi menghindari nya, dengan sengaja tetap di bawah langit agar hujan sempurna mengenal ku. Kiri kanan manusia manusia memakai jas hujan. Beberapa berteduh, berdiam lama di teras teras toko, jalanan luang, aku sesuka ku berjalan pelan, agar tak sampai sampai rumah, itu mengapa ku sebut aku menang. Aku tak perlu mengumpat tentang polusi, tentang mengapa angkutan umum tak berhenti di depan komplek ku, tentang dosen yang tak masuk siang itu, tentang riuh biak asap asap kebakaran hutan yang kini sudah sibuk saja alat berat berlomba membangun beton di atas nya. Sombong. Oksigen di bunuh, hidup di runtuh. Tapi. Tetap. Seperti biasa, banyak yang mengadu,  pesan berdatangan, sesekali Gian sahabat ku berkirim kabar demotivasi, Eli yang rutin mengirim pamplet pembela wanita, Agus di pagi hari mengirim link youtube politik sepeda, Adhia yang bercerita ingin memberi buku untuk orang baru nya,...

Mata kuliah ; HIDROKLIMATOLOGI (bahas bahas penyebab krisis iklim. Lalu pulang. Jangan lupa sumbang emisi)

  Ah sial, hari ini aku hidup lagi Jika tidak kan, aku bisa pergi ke pantai Ah sial, hari ini mata kuliah hidroklimatologi Bahas perubahan iklim, tapi berangkat ke kampus menyumbang emisi Ah sial, pagi ini tak ada oksigen Karna kemarin dengan sombong pohon di ganti beton SIAL !!!! aku di paksa hidup Di paksa mandi lumpur Berbaju rapi Pergi ke perguruan tinggi Mencatat materi Katanya emisi karbon sedang tinggi Tapi si kami pulang menghasilkan emisi  Sial, aku di jinakan Di paksa duduk mendengarkan Sial !

Catatan awal hujan

Tetap dengan prinsip mu                                                     akan ada yang suka warna mu Lalu….. setelah lama (bagiku) hujan menyambangi kota, giat ku buat nazar ku, tak menghindari nya, berteduh, apalagi tak merayakannya……. Kuyup sore menjelang malam kami bertiga berlarian di bawahnya, sesekali tiduran, duduk diam memejamkan mata, ataupun menengadah agar muka ini sempurna terguyur hujan. M A G I S ! Lalu beberapa hari setelahnya berkesempatan mengantar teman baik ku menegosiasikan apa yang terjadi di hidupnya. Di perjalanan menemaninya album baru Kunto Aji https://spotify.link/5C1yyxhYRDb  yang kurang ajar itu menemaniku, bekal salad yang baru ku buat itu juga salah satu saksi ku. 

Sajak Bawah Fly Over Depan Pos Polisi 23 September 2023

 B E R A N I Keberanian tak selalu dengan bekal ilmu bela diri, tak selalu dengan tampilan luar petualang, dengan tulisan mu, pikiran orisinil mu, tak takut mengakui yang mana benar lalu yang mana lebih benar, dengan tutur kata yang tak melulu teriak, tak kasar bicara mu, teduh tatapan mu, bisa kau sibak degradasi sosial itu dengan kedua kaki mu, kau ancam yang tak sesuai itu dengan tulisan mu, orasimu, karya karya pemikiran mu, dunia yang keras itu tak usah kau jadi keras untuk melewati nya, sahaja dirimu, tenang jiwa mu, modal cukup tuk melawan. Sudah ku ceritakan sebelumnya, dari sekian pencarian, berhenti di literasi adalah baik, dekat dengan literasi jiwaku merasa tepat, dari sekian pencarian, mendekatkan diri kepada buku, kepada para mahasiswa yang rutin menghadiri diskusi itu, di literasi bahagia ku teramini, di literasi tak ku rasakan tak di hargai, di literasi jiwa raga dan tubuhku tak lagi mati. Blora Agustus 2023

Es jeruk Malang tahun 2003 (#Kal1)

 Salah satu manusia cerdas ternyata bapa nya perempuan itu, di sadari anaknya akhir akhir ini, di sadarinya sebelum menyambut pulang pulang nya ke sekian, di sadari setelah perjumpaan dengan pura pura berbau dupa itu.   Dulu ketika sebelum masuk sekolah, anak bapa ini sakit, sakit yang hampir parah, mungkin juga sudah parah, aku pun tak tau, bertahun tahun, tak boleh makan ini tak boleh makan itu, lebih banyak obat di telan dari pada padi lauk dan pauk, beruntung nya dia di punyai dan mempunyai orang tua seperti mereka, pasti berat, si bapa sedang mulai beradaptasi dengan tugas baru di lingkungan baru, begitu pula dengan si ibu beradaptasi dengan segala macam kenakalan anaknya, menurut cerita, si anak masih di bawah 5 tahun tapi suka naik pohon, tak pernah jatuh, belum pernah, belum lagi tidak mau di atur, tidak mau mengikuti arus, ketika si anak merasa benar dia tetap berdiri di jalur nya, walau semua teman teman nya di jalur sebrang, sendiri pun ku arungi dunia ini dari pada...

Project Abraxas Abstract

Tulisan ini untuk memudahkan Ganes reapplay ke karya nya ! Ende  Semua perjalanan extreme di awali dengan perjalanan menuju Ende, Flores, NTT, niat awal hanya akan ke Labuan Bajo untuk menginjak pulau padar dan melihat langsung komodo, tapi karna ketiadaan kapal kami harus menunggu 3-4 hari di pelabuhan tanjung perak untuk menunggu kapal ke Labuan Bajo, merasa sudah terlalu lama dan perjalanan tetap harus tegak lurus ke niat awal, akhirnya saat itu kami nekat menaiki kapal apapun bertujuan Flores, di dapatlah kapal tujuan Ende, tanpa pikir panjang, tanpa tau Ende itu apa, tanpa ada relasi di Ende, mimpi kami menginjak pulau padar dan melihat komodo lebih dari itu, perjalanan termurah termashyur dan terberani jika di ingat ingat saat ini semangat masa aktif perjalanan Ende sepertinya berlaku seumur hidup, perasaan magis perjalanan saat itu pun masih bisa di rasakan saat ini di sekarang ini.  150 ribu 1 orang kami sudah bisa berlayar dari surabaya ke tengah tengah pulau Flores, ...

Tranplantasi Karang di Karimun Jawa

Closing statement dari Agus Harianto teman Semarang ku malam hari itu menyadarkan jika kebersamaan dengan teman baru selama 8 hari itu akan segera berakhir, kesombongan merasa akan terus bersama di patahkan keadaan, di sadarkan posisi duduk teman ku ini yang mengambil posisi duduk di sebelah ku, “terimakasih ya ka benar benar membuka pandangan” begitu tidak salah aku menangkap 1 kalimat manis yang ingin sekali ku balas jika aku yang berterimakasih, pribadi pribadi kalian sedikit banyak aku terapkan. Kalimat kalimat “senang kenal kamu” “senang bertemu kamu” “sampai jumpa lagi” “kabari jika mampir ke kota ku” seolah benar benar berarti di sampaikan dan sangat baik di terima telinga, bukan hanya kalimat formalitas penutup pertemuan.  Seperti yang sudah sudah, pertemuan pertemuan selalu membawa penerapan penerapan baru di hidupku, kali ini berasal dari manusia manusia Univeritas Diponegoro, 1 dari Brawijaya, 2 universitas Pangkalanbun Kalimantan, dan 2 lagi mahasiswa Sinjay Sulawesi, 8...

Banjarmasin sejauh ini (2023)

     Seperti Banjarmasin Banjarmasin sebelumnya, Banjarmasin kali ini masih banyak hingar dan bingar yang tidak masuk rencana, pertahanan diri yang tinggi, mawas dan keberanian menolak, menjadi hal hal yang marak di bicarakan otak ku akhir akhir ini, tanpa 3 hal itu, rencana dan target target mustahil terjalankan.    Salah satu teman di Jogja berkata, “apa rasanya ya tidak punya teman, bagaimana lega dan enaknya tidak perlu menolak, minim distraksi” target tetap di jalannya, rencana tetap di jalurnya, sebuah sudut pandang baru dari seorang yang banyak teman.    Seperti keyakinan, prinsip pun berubah rubah, tergantung dengan siapa dan apa para manusia menghabiskan waktu, untuk itu sering ku dekatkan diri ke perpustakaan pal 6, kadang jika sedikit perlu oksigen ketimbang pendingin ruangan, ku belokan kendaraan ku ke perpustakaan taman kamboja, atau….. jika sedang ada kelas atau teman berkeperluan di lingkungan kampus, ku singgahi positif coffee milik tem...

Maybe, sex so distraction

   Mungkin itu alasannya kenapa beberapa tokoh dunia seperti Isac newton tidak benar benar melakukan kegiatan ini, dan saya dengar actor yang memerankan tokoh pastor harus puasa sex selama beberapa bulan, untuk mendalami perannya sebagai seorang pastor, dan bukti sex sangat bersifat distraksi bagi sebagian orang di perkuat ketika lagi lagi saya di perjalanan Memahami andalas, ada satu tokoh penting yang saya temui di Mentawai, yang memiliki pantangan salah satu nya tidak berhubungan sex, alasannya pun tidak saya tanyakan, bukti bukti ini kemudian saya kumpulkan dan jadilah tulisan ini, mari kita pandang dari sudut pandang luas, sudut pandang yang tidak tabu karna memang bagi saya menarik untuk di tulis.    Kenapa tokoh penting di masyarakat maupun dunia yang memiliki kompetensi dan harus fokus dengan hal hal yang mereka kerjakan memiliki pantangan yang sama, mungkin tidak semua, dan bisa saja kebetulan, tetapi kebetulan yang sangat sama,      Makin kes...