Langsung ke konten utama

Sajak Bawah Fly Over Depan Pos Polisi 23 September 2023


 B E R A N I

Keberanian tak selalu dengan bekal ilmu bela diri, tak selalu dengan tampilan luar petualang, dengan tulisan mu, pikiran orisinil mu, tak takut mengakui yang mana benar lalu yang mana lebih benar, dengan tutur kata yang tak melulu teriak, tak kasar bicara mu, teduh tatapan mu, bisa kau sibak degradasi sosial itu dengan kedua kaki mu, kau ancam yang tak sesuai itu dengan tulisan mu, orasimu, karya karya pemikiran mu, dunia yang keras itu tak usah kau jadi keras untuk melewati nya, sahaja dirimu, tenang jiwa mu, modal cukup tuk melawan. Sudah ku ceritakan sebelumnya, dari sekian pencarian, berhenti di literasi adalah baik, dekat dengan literasi jiwaku merasa tepat, dari sekian pencarian, mendekatkan diri kepada buku, kepada para mahasiswa yang rutin menghadiri diskusi itu, di literasi bahagia ku teramini, di literasi tak ku rasakan tak di hargai, di literasi jiwa raga dan tubuhku tak lagi mati.


Blora Agustus 2023

Komentar

Postingan populer dari blog ini

      Pula, aku terima sambil tersenyum, sambil terenyuh, sambil tersungkur. Ungkapan gemah ripah loh jinawi sekarang hanya suduran. Gemah ripah loh jinawi dimuseumkan, hanya kekal pada kepala kepala Belanda. Hijau hari ini artinya busuk, biru hari ini bukan laut, ia takut. Tuhan, tangan mu buntung di bumi pertiwi, diganti nafas nafas gantung “Nus….. aku kesini untuk belajar, bukan jatuh cinta. Di negeri-mu, kau suka pilih esok apa yang mau kau kenakan. Syal warna apa untuk musim dingin mu, sepatu apa untuk musim panas mu. Di negeriku Nus….. ku lahap 1 buku sehari pun tak selesaikan soal, para manusia, para remaja seumur aku harus merupa nabi, sekali lagi Nus, aku disini bukan untuk jatuh cinta, bukan untuk membersamai agenda belanja menu masak harian mu…..”      Mada kembali pada solusi nihil nya, run off dimana mana, bukti hujan tak mengalir begitu saja pada saluran saluran, bukti hujan tak ditelan tanah hutan. Ia terhalang cor cor an. Mada memulai dengan...

Dewata ; Bagian Sanur

                Ibu yang asing di tanahnya sendiri               Bayam yang ia tanam bertumbuh duri               Rongrongan semilir angin angin bukit turun membelai lewat sela jerami               Sekat mana lagi yang harus kita peduli ?

Meraba Qiblat

                                              Bali selatan selalu begitu                                             Suka sekali menepis damai                                             Memburu ramai                                             Merongrong dari jati diri sendiri     Pertama kali aku datang, anjing itu menggonggong mengaum ngaum, dihari kesekian, ia tersenyum, ia    telah hapal aroma dan wajahku. Disuatu sore, dibalik pagar ia keluarkan ...