Langsung ke konten utama

Semua orang termasuk kamu



Semua orang bisa ke pantai, tapi tidak semua orang belajar dari pantai.


Semua orang bisa mandi di pantai, tapi tidak semua orang sadar jika semakin banyak sedimen di hilir yang terendap, semakin kacau pula hulu, karna terbatasnya pohon untuk membatasi laju dan debit sedimen.


Semua orang bisa ke pantai, tapi tidak semua orang sadar jika mandi di pantai juga termasuk pembersihan diri atas apa apa yang kita “yakini” kotor, (karna air yang dari nya membersihkan yang tidak darinya).


Semua orang bisa ke pantai tapi tidak semua orang sadar jika berjalan berlarian di pantai tanpa alas kaki dapat menyalurkan kekhawatiran kekhawatiran dalam diri, lalu di netralkan ibu bumi.


Semua orang bisa ke pantai, dan semua orang bisa sesemangat aku jika ada agenda grounding, maka bangun sebelum alarm membangunkan (karna alam bawah sadar ikut membantu) bergegas. Menata ruang dan uang. Melaju di subuh hari menyaksikan keajaiban keajaiban kecil yang ternyata tidak kecil, dan duduk tanpa alas. Membaur. Mengasah peka apa yang di sampaikan angin.



Tabanio

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

      Pula, aku terima sambil tersenyum, sambil terenyuh, sambil tersungkur. Ungkapan gemah ripah loh jinawi sekarang hanya suduran. Gemah ripah loh jinawi dimuseumkan, hanya kekal pada kepala kepala Belanda. Hijau hari ini artinya busuk, biru hari ini bukan laut, ia takut. Tuhan, tangan mu buntung di bumi pertiwi, diganti nafas nafas gantung “Nus….. aku kesini untuk belajar, bukan jatuh cinta. Di negeri-mu, kau suka pilih esok apa yang mau kau kenakan. Syal warna apa untuk musim dingin mu, sepatu apa untuk musim panas mu. Di negeriku Nus….. ku lahap 1 buku sehari pun tak selesaikan soal, para manusia, para remaja seumur aku harus merupa nabi, sekali lagi Nus, aku disini bukan untuk jatuh cinta, bukan untuk membersamai agenda belanja menu masak harian mu…..”      Mada kembali pada solusi nihil nya, run off dimana mana, bukti hujan tak mengalir begitu saja pada saluran saluran, bukti hujan tak ditelan tanah hutan. Ia terhalang cor cor an. Mada memulai dengan...

Dewata ; Bagian Sanur

                Ibu yang asing di tanahnya sendiri               Bayam yang ia tanam bertumbuh duri               Rongrongan semilir angin angin bukit turun membelai lewat sela jerami               Sekat mana lagi yang harus kita peduli ?

Meraba Qiblat

                                              Bali selatan selalu begitu                                             Suka sekali menepis damai                                             Memburu ramai                                             Merongrong dari jati diri sendiri     Pertama kali aku datang, anjing itu menggonggong mengaum ngaum, dihari kesekian, ia tersenyum, ia    telah hapal aroma dan wajahku. Disuatu sore, dibalik pagar ia keluarkan ...